“Nama Peterpan harus diganti”, itulah salah satu syarat andika, mantan keyboard peterpan. Keputusan tsb membuat ariel dkk tidak bisa berbuat apa-apa krn pencipta nama tersebut, andika, menginginkan band yang telah memecatnya tidak lagi menggunakan nama tsb. Tindakan ini jelas-jelas terlihat seperti sebuah balas dendam. Inikah babak baru perseteruan Ariel dkk dgn Andika dkk ? Peterpan vs The Titan ? Design logo peterpan baru itu sebuah bulu sederhana yang diletakkan diatas tulisan “peterpan”. Waktu pertama kali melihatnya, aku berpendapat bahwa logo itu bener-bener logo sederhana, yang seideologi dengan genre musik peterpan – easy listening.
Soal basic ilmu desain komunikasi, sy tidak punya. Bahkan pengalaman mendalam soal teori warna dan desain jg tidak punya. Namun, sy rasa dengan mengandalkan insting kita bisa memahami apa masud logo bulu tsb. Sy rasa kita bisa merasakan “apa yang hendak sampaikan”. sebuah arah perjalanan baru dgn dalam nuansa warna maroon yg matang.
Bukankah setiap desain logo punya ideologinya: pesan yang hendak disampaikan kepada khalayak banyak. Dan pesan itu disimpan dalam desain sebuah bulu. Jadi, pertanyaanya apakah yang hendak disampaikan peterpan melalui bulu tsb, pesan yang menggambarkan masa lalu dan masa sekarang serta transisi yang harus dialami ?
Semua ini menimbulkan pertanyaan lain : berapa lama lagi peterpan akan bertahan di tengah kebangkitan musik indonesia ? mungkin lima tahun lagi, saat sy membaca posting ini kembali apakah pertanyaan di atas mencapai relevansinya: sebuah transisi dari band bernama peterpan ke nama yang lain membuat peterpan menjaadi the next legend or just another one-hit-wonder [mungkin istilah ini tidak cocok, tapi anggaplah another jenius but still mediocore]